Saya dan dua empat

Seperempat abad minus setahun saya diamanahi kehidupan dengan segala limpahan anugerah yang menyertainya oleh Sang Maha Hidup. Lelah dalam perjalanan tetap tidak sebanding dengan kesyukuran atas rezeki tanpa batas dari Nya. Perjalanan dua puluh empat ini cukup panjang untuk membuat saya belajar. Kontemplasi sepanjang hidup membuat saya lelah sekaligus menemukan apa yang harus saya lakukan hari ini. Setidaknya saya memiliki sesuatu yang sering mereka sebut sebagai impian. Dan bila Tuhan menyudahi kontrak saya sebagai khalifahNya, saya tidak punya penyesalan untuk itu. Terima kasih kepada mama, bapak dan adek aan yang membuat hidup saya penuh cinta. Kebahagiaan dan kasih sayang tanpa pamrih dari kalian begitu banyak membantu saya untuk berdamai dengan kehidupan. Untuk menerima dengan syukur segala gembira dan luka hidup.

Sedikit harapan yang saya simpan sebelum akhirnya saya harus memasuki seperempat kehidupan adalah pasangan. Jodoh terbaik pilihan Tuhan. Semoga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s