Denyut Jantung

“bukankah manusia bisa merasakan denyut jantung dari pergelangan tangan?”

“tentu saja.”

“bagaimana? Coba ajarin aku, aku ingin merasakan debaran jantung mu.”

“coba saja.”

“gimana sii? Aku tidak merasakan apa-apa.”

“ini lho, coba tekan yang ini.”

“oow, yaa aku merasakannya. Kalau begitu aku ingin mencobanya di tangan ku sendiri.”

“cobalah.”

“tapi aku tidak merasakan apa-apa lagi.”

“sebentar… ini lho, coba tekan yang disini. Tapi denyutnya lemah, ketutupan lemak itu. Hahaa.”

“oow, hahaa… iyaa, aku merasakannya. Wow, keren.”

Tiga jam kemudian

“kamu juga berdebar kencang ga? Kok jantung ku berdebar keras yaa?”

“ehmm, aku bahkan bisa mendengarkan debaran jantung mu.”

“tapi aku tidak merasakan debaran jantung mu pada pergelangan tangan mu.”

“hahaa.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s