The answer

Saya surprise dengan kondisi tubuh saya pada 06 April 2012. Khawatir adalah perasaan pertama yang menghinggapi saya sehingga saya terpikir untuk mencari seorang professional yang paham tentang ini. Namun saya mengurungkan niatan tersebut. Saya bersyukur, dan tidak berniat mengetahui masalah ini lebih awal. Sayapikir, Tuhan telah menjawab doa saya, ini tak akan lama lagi. Entah kenapa, asumsi saya yang kemudian menjadi harapan saya adalah ini sebagai jawaban-Nya atas permintaan saya. Alright, ini tak akan lama lagi bagi saya, dan bila asumsi saya kali ini memang benar, saya tidak perlu mengetahui ini terburu-buru, bukan kah semakin lama saya tahu, akan semakin lama pula penanganan yang dilakukan, dan akan semakin mudah jalan saya. Semoga ini bukan sekedar harapan palsu. Hal aneh yang saya rasakan adalah sebuah rasa syukur dan semangat serta rasa tidak sabar berada pada hari itu, dimana doa dan harapan saya benar-benar terwujud. Terima kasih Tuhan, saya percaya Ku tak kan pernah mengecewakan hamba. Mereka sudah punya cara menyelesaikan ini tanpa saya, bahkan akan lebih sempurna tanpa saya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s