Tulisan Error

GEJE = ERROR

Tidak asing telinga kita mendengar kata “GEJE” di lontarkan oleh mahluk bumi ini. Singkatan dari “Ga Jelas” ini sering diserukan kepada orang lain yang dianggap sedang error dengan kata-katanya. Apa sih sebenarnya makna “GEJE” itu sendiri? Apa benar kata “GEJE” mewakili ke-error-an manusia. saat mendengar kata error sendiri, yang terbayang pada otak kita adalah seseorang yang tidak sehat untuk memikirkan hal-hal normal. Hmm… apa kaum error yang di panggil “GEJE” ini juga bisa dimasukkan ke dalam bangsa-bangsa abnormal. Nah lho, nmasuk kriteria ga tuh di DSM-IV-TR??? Munhgkin para psikolog-psikolog modern, minimal mereka yang memijak bumi indonesia ini dan sudah terbiasa mendengarkan “GEJE” di kumandangkan kepada makhluk-makhluk error, boleh mulai tertarik untuk mengkaji lebih jauh lagi. Wah asyik juga tuh, berawal dari sebuah kata seru sederhana yang digunakan dalam bahasa “slank” manusia indonesia hari ini, para psikiater dapat memperkaya jenis-jenis gangguan pada PPDGJ. Tapi masih diragukan deh, kalau “GEJE” atau ke-error-an itu dimasukkan dalam kriteria gangguan. Sedang perilaku error sendiri aja masih belum di bakukan dalam bentuk tingkah apa saja. Dan “GEJE” sendiri pun masih di pertanyakan penggunaan pastinya dalam kamus perbendaharaan kata anak bangsa. Jadi, masih dibuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang niat buat melelah-lelahkan diri mereka untuk bersibuk-sibuk mengurusi jenis error yang dipergunakan kepada manusia dan apa kah simtom-simtom ke-error-an itu menjurus atau masih satu spesies ma “GEJE”.

Abnormal itu adalah hampir normal

Tidak ada manusia yang benar-benar normal. Bahkan mereka yang mengaku normal sekali pun. Jadi, apakah semua manusia itu abnormal?? Bisa jadi. Tidak ada yang benar-benar bisa memastikan itu. Bahkan orang schizophren sekali pun tak pernah mengaku-ngaku diri mereka gila/abnormal. Kebanyakan dari mereka malah membanggakan diri mereka sebagai seorang ya ng normal. Nah lho, apa iya kalau kita-kita ini juga mau di kata gila karena mengaku-ngaku normal. Yah, kalau korelasinya begitu, lebih baik seorang normal berteriak “aku GILA” saja agar diakui sebagai sii “normal”. Hmm.. rasa-rasanya tidak begitu juga deh. Apa ga malah dikata abnormal tuh kalau orang-orang yang tampak “normal” malah dengan bangganya mengaku abnormal. Wah, sulit juga yah nentuin seseorang normal atau ga normal itu. Sampai-sampai ada statement bahwa ga ada manusia yang 100% normal, adanya malah seluruh manusia menuju jalan keabnormalan. Waduh, gimana ini??? Berarti kita ini juga sedang berproses ke arah abnormal donk! Hmm…. berada di stadium mana kah anda??

Keabnormalan penulis

Pengalaman = guru yang paling bijaksana. Kalimat ini hanya akan diberlakukan bagi mereka yang sangat teliti untuk memilah-milah cerita kehidup[annya sebagai sejarah bijak bagi masa depannya sendiri. Ada lagi kalimat yang berbunyi, orang bodoh saja yang mengulang kesalahan dua kali dalam hidupnya. Halah, kalimat ini pun hanya tinggal kalimat saja. Toh sampai hari ini, belum ada tes inteegensi yang membuktikan bahwa mereka yang mengulang kesalahan hidup dua kali dianggap sebagai IQ jongkok. Masih percaya pada kata-kata tanpa sumber seperti dua kalimat tadi. Hmm… apa ini adalah pembohogan public?? Atau Cuma kesederhanaan penulis saja dalam memahami makna kata yang sudah diyakini berbagai kalangan rakyat indonesia hari ini?? Ada yang ingin mengacungkan tangan sepakat bahwa penulis adalah seorang yang tidak abnormal dari sudut budaya??

NB : segala yang tertulis di atas bukanlah merupakan ke sengajaan atau pun inspirasi jenius. Semuanya hanya rangkaian huruf-huruf iseng yang termuntahkan begitu saja dari pemikiran-pemikiran seorang anak dari bapak-ibunya yang belum siap diaku-akui public sebagai jajaran penulis berbakat, ditingkat desa sekalipun. Tapi tetep aja maksa-maksa jadi penulis blog amatir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s