TEORI DALAM SOSIOLOGI

1. Teori Interaksi Simbolik (Herbert Blumer)

Seorang tokoh modern dari teori interaksionalisme simbolik ini menjelaskan perbedaan antara teori ini dengan behaviorisme sebagai berikut. Menurut Blumer, istilah interaksionalisme simbolik menunjukkan kepada sifat khas dari interaksi antar manusia. Kekhasannya adalah bahwa manusia saling menerjemahkan dan saling mendefinisikan tindakannya. Bukan hanya sekedar reaksi belaka dari tindakan seorang terhadap orang lain.

Proses interpretasi yang menjadi penengah antara stimulus dan respon menempati posisi kunci dalam teori interaksionalisme simbolik. Benar penganut teori ini mempunyai perhatian juga terhadap stimulus dan respon. Tetapi perhatian mereka lebih ditekankan kepada prosesinterpretasi yang diberikan oleh individu terhadap stimulus yang datang itu. Dan masalah ini pula yang membedakan antara mereka dengan penganu behaviorisme.

2. Teori Pertukaran Sosial (George Homans)

Inti teori pertukaran Homans terletak pada sekumpulan proposisi fundamental. Meski beberapa proposisinya menerangkan setidaknya dua individu yang berinteraksi, namun ia dengan hati-hati menunjukkan bahwa proposisi itu berdasarkan prinsip psikologis. Dengan dua alasan; (1)proposisi itu biasanya dinyatakan dan diuji secara empiris oleh orang yang menyebut dirinya sendiri psikolog; (2)proposisi itu bersifat psikologis karena menerangkan fenomena individu dalam masyarakat.

Homans menghubungkan proposisi rasionalitas dngan proposisi kesuksesan, dorongan, dan nilai. Proposisi rasionalitas menerangkan kepada kita bahwa apakah orang akan melakukan tindakan atau tidak tergantung pada persepsi mereka mengenai peluang sukses. Proposisi rasionalitas juga tak menjelaskan kepada kita mengapa seorang actor menilai satu hadiah tertentu lebih daripada hadiah yang lain; untuk menjelaskan ini kita memerlukan proposisi nilai. Pada akhirnya teori Homans dapat diringkas menjadi pandangan tentang actor sebagai pencari keuntungan yang rasional.

3. Teori Fungsional Struktur (Robert K. Merton)

Robert K. Merton seorang pentolan teori ini berpendapat bahwa obyek analisa sosiologi adalah fakta social seperti: peranan social, pola-pola konstitusional, proses social, organisasi kelompok, pengendalian social, dan sebagainya. Hamper semua penganut teori ini berkecenderungan untuk memusakan perhatiannya kepada fungsi dari satu fakta social terhadap fakta social yang lain. hanya saja menurut Merton pula, sering terjadi pencampuradukan antara motif-motif subyektif dengan pengertian fungsi. Padahal perhatian fungsionalisme structural harus lebih banyak ditujukan kepada fungsi-fungsi dibandingkan dengan motif-motif. Fungsi adalah akibat-akibat yang dapat diamati yang menuju adaptasi atau penyesuaian dalam suatu system. Oleh karena fungsi ini bersifat netral secara ideologis maka Merton mengajukan pula satu konsep yang disebutnya dis-fungsi. Sebagaimana struktur social atau pranata social dapat menyumbang terhadap pemeliharaan fakta-fakta social lainnya, sebaliknya ia juga dapat menimbulkan akibat-akibat yang bersifat negative.

4. Teori Konflik (Karl Marx)

Marx mengasumsikan suatu pandangan yang bersifat materialistis dan dialektik dari masyarakat.dengan berusaha menganalisis hubungan yang dinamis antara landasan/dasar-dasar ekonomi masyaraka dan super struktur normatifnya untuk menyintesiskan kembali individu dan alam, dia berasumsi bahwa materi menentukan/mempengaruhi nonmateri, yang berakibat meningkatnya sistem pembagian kerja dan kepemilikan pribadi dan menggerakkan/mendorong sistem social melalui serangkaian tahapan tertentu: kesukuan, komunalisme, feodalisme, kapitalisme,dan bahkan sosialisme yang menyatukan kemanusiaan dengan alam.

Dengan tujuan analisis hubungan antara gagasan dan kondisi, metodologi yang digunakan adalah dengan dua cara; (1)sosiologi historis; dan (2)aplikasi metode dialektika materialisme.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s