AVATAR

MINGGU, 24 FEB 2010 – aku kira ne film adalah “the legend of AANG” the movie, ternyata ga da sangkut pautnya sama sekali. tapi ini adalah film yang wonderfull. ga nyesal dah nonton film ini. cerita tentang jake sully sii marinir yang terbawa ke dunia pandora karena dikira kembarannya tommy. terjebak dalam permainan untuk menghancurkan dunia omysaca atau itulah, aku lupa namanya [lupa kan wajar]. tak jadi menjalankan misi malah terjebak pada cinta sii anak kepala suku neytiri. profesionalisme, kepercayaan, + cinta di kemas dalam suatu fenomena action yang menarik + lucu + sedih + menakjubkan. membuat aku rela nahan pipis sampai tuh film berakhir. di tengah-tengah tontonan, aku terpikir, betapa menakjubkannya film ini dalam 3D. dan buat teman-teman ku semua, di sarankan segera menonton. untuk tahu betapa incredible-nya ne film.

beberapa saat sebelum menonton_____________

malam-malam mendadak pengen nonton avatar. ke matos ma ansori, nyampe matos jam 8 kurang. dapat tiket jam 9. sambil nungguin waktu nonton, belanja camilan dulu di hypermart. setengah jam mutar-mutar ga jelas, akhirnya beli twister satu kotak, top mini dua bungkus, nescaffe original satu kaleng, buavita tiga kotak dalam tiga rasa yang berbeda. di selingi dengan ke kamar mandi + ke atm. setengah jam berikutnya, dihabiskan di gramedia. bercanda dengan buku abnormal yang mengingatkan ku dengan kisah nilai abnormal ku, ngomentari buku tarot dan buku kiamat 2012, buku pelajaran sekolah, info diskon buku impor yang ga ngaruh dengan harganya yang ratusan ribu. bercanda dengan mainan linguistik buat bayi. dan berakhir di kasir wat bayar buku refrain. kenapa aku harus beli buku itu, entahlah. aku rasa aku harus, just feeling. yang buat buku itu unik + aku tertarik bukan sinopsisnya [mungkin juga], tetapi pada amplop biru yang ada di depan sampul. waktu di buku isinya selembar kertas yang bertuliskan “it’s always been you”. nyampe di koms udah jam 12 kurang. aku menuliskan pernyataan di kertas tadi dan menambahkan 2 lembar kertas, trus dimasukkan dalam amplop dan disampul. untuk menjaga isinya. karena aku tahu pernyataan itu salah ketika terlontar ke dunia, tapi aku tak akan menghapus pun membuang kata itu. lebih baik terus tersimpan di dalam amplop biru. dan sekarang aku pikir. aku suka mengikuti feeling ku. karena akan mengantarkan aku pada kebahagiaan. bagaimana dengan hari ku besok. akan ku temukan mozaik kisah ku yang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s